This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 20 Juli 2009

"Rossifumi" di Ajang Yamaha Mofest II Yogyakarta

Jenis Motor : Yamaha Vixion th.2008
Milik : Wawan Prabawa
Modifikator : Belper Bodywork
Painted : Belper Bodywork
Award : Juara 2 - Yamaha Mofest II Yogyakarta

Sebagai pengagum Valentino Rossi, Wawan Prabawa rela mengubah tampilan Vixion miliknya serupa M1 pacuan Vale. Begitunya ada alasan lain yang diungkapkan cah Jogja ini. Awalnya pakai yamaha Vixion terasa beda, karena belum banyak yang pakai, tetapi setelah banyak muncul di jalan, ya mau nggak mau harus tampil beda. Selain itu, Wawan juga fans berat Rossifumi.

Penggarapan oleh Sarjani. Ya, Sarjani yang artinya bukan sarjana wanita ini. Doi Owner "Belper Bodywork", di bengkelnya yang punya alamat sama dengan Wawan, Vixion pun diubah jadi M1.

Dimensi disesuaikan dengan yamaha Vixion yang hanya 150cc, makanya fairing dibuat dari fiber yang tak terlalu tebal dan juga tak terlalu tipis.


Sebagai pengagum Rossi, Wawan dan juga Sarjani tak mau lepas dari layar lebar. Layar lebar yang ditayangkan siaran langsung MotoGP di acara Yamaha Mofest II di stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Motorku menang!!! teriak Wawan yang menyaksikan idolanya finish pertama setelah fight dengan Lorenzo.

Data modifikasinya yaitu, ban depan swallow 100/70-17, ban belakang swallow 120/70-17, pelek depan power 2.15 x17, pelek belakang power 2.50 x 17.

Jumat, 10 Juli 2009

"MERAH PUTIH" Film Perjuangan Indonesia


Akhirnya Indonesia tidak akan lagi dibanjiri film bertema horor dan mesum. Sebuah film fiksi yang terilhami dari kisah nyata perjuangan para pejuang indonesia akan segera putar serentak di seluruh bioskop di Indonesia. Film ini akan diputar perdana tanggal 13 agustus 2009.

Film yang dibesut oleh Yadi Sugandi ini akan menampilkan para bintang Indonesia antara lain Lukman Sardi, Doni Almasyah, Darius Sinathrya, T. Rifnu, Zumi Zola, dan turut memperkenalkan Rahayu Saraswati.


“Meskipun Merah Putih adalah karya film fiksi, film ini terinspirasi dari kehidupan yang sesungguhnya dari para kadet pemberani yang dibunuh di Lengkong, semua lelaki dan perempuan pemberani yang telah berjuang untuk persatuan dan kemerdekaan Indonesia antara 1945 sampai 1948,” jelas Hashim Djojohadikusumo sebagai Produser Eksekutif saat peluncuran trailer dan website Merah Putih di Ballroom Djakarta Theater, 6 Juli 2009.


Yang menarik adalah Film ini bukan hanya melibatkan insan perfilman nasional tapi juga tokoh perfilman Holywood. Tokoh-tokoh yang membantu pembuatan Film ini antara lain:



  • Adam Howarth (Saving Private Ryan, Black Hawk Down)
  • Koordinator Pemeran Pengganti, Rocky McDonald (Mission Impossible II, The Quiet American)
  • Make Up dan Visual Effect Artist, Rob Trenton (Batman-The Dark Knight)
  • Ahli Persenjataan, John Bowring (Crocodile Dundee II, The Matrix, The Thin Red Line, Australia, X-Men Origins : Wolverine)
  • Asisten Sutradara Mark Knight (December Boys, Beautiful).

Sinopsis :
Merah Putih merupakan bagian pertama dari Trilogi kemerdekaan yang berlatar sejarah otentik perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan pada tahun 1947. Bercerita tentang sekelompok pejuang kemerdekaan yang bersatu untuk bertahan dari pembunuhan, berjuang sebagai pejuang gerilya yang terlepas dari konflik dan perbedaan yang besar dalam kelas sosial, suku, agama, dan kepribadian.

Kamis, 01 Januari 2009

Virus FIAT di 2008

Jenis Motor : Yamaha Vixion th.2008
Milik : -Customers-
Modifikator : Belper Bodywork
Painted : Belper Bodywork


Giliran Yamaha Vixion dari Jogja yang ketularan virus Fiat 46. Sekarang kita ulas dulu Vixion garapan Belper Bodywork, Yogyakarta. Vixion ubahan Belper Bodywork ditolong desain dasar Vixion yang memang sudah ciamik.

"Vixion paling gampang modif bodinya. Tangki dan deltabox kuat nuansa desain moge. Jadi, tambah bodi tengah ke belakang saja sudah sip," beber Jani, modifikator dari Belper Bodywork, yang bermarkas di Yogyakarta.

Image Hosted by ImageShack.us

Maksud ucapan Jani, fairing dan buntut enggak perlu pusing ngukurnya kalau untuk Vixion. Tinggal disesuaikan aja dengan dimensi dan deltabox. Jadi, patokan inilah yang bikin gampang kerja awak Belper Bodywork. Sekali bikin, langsung jadi fairing dan buntut tanpa perlu tebak-tebakan ukuran yang pas.

Makanya, bodi dan buntut sangat kompak dengan tangki standar. Deltabox pun dibiarkan seperti aslinya. Enggak ada tuh potong rangka atau ubahan yang menyangkut chasis. "Jadi, Vixion buat modifikasi paling gampang dibanding jenis motor sport lain keluaran Yamaha," beber Jani punggawa Belper Bodywork.

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 100/70 17
Ban belakang : Swallow 120/17-17
Pelek depan : Power 2,15x17
Pelek belakang : Power 2,50x17
Spidometer : Takegawa

Minggu, 14 Desember 2008

Syuting "Ketika Cinta Bertasbih"


Pada hari Sabtu 13 Desember 2008, YMCI (Yamaha Mx Club Indonesia) Chapter Yogyakarta hadir untuk memenuhi undangan untuk mengikuti syuting film layar lebar “Ketika Cinta Bertasbih”. Syuting yang berlokasi di Pondok Pesantren Pabelan Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang ini menjadi salah satu ajang memperkenalkan YMCI di hadapan masyarakat luas juga menambah pengalaman kepada para member.

Firman Maulana, pengurus YMCI Chapter Yogyakarta mengaku senang atas undangan ini. “Acara seperti ini dapat memperkenalkan YMCI Chapter Yogyakarta ke publik dan pecinta sepeda motor Yamaha Jupiter MX. Selain itu dapat memberi pengetahuan dan pengalaman kepada member bagaimana keadaan lokasi syuting dan berakting. Kali aja ada tawaran buat casting”, ungkap punggawa komunitas tunggangan garputala.

Karena undangan ini mendadak, maka YMCI Chapter Yogyakarta hanya mampu menyertakan 13 rider ke lokasi syuting. Pukul 07.45 WIB rider figuran ini pun berangkat meninggalkan Yogyakarta dan tiba pukul 08.20 WIB di lokasi syuting. Pihak PH (Production House) langsung mengarahkan kami untuk diparkir pada spot pengambilan gambar nanti.

Teduhnya lokasi syuting membuat rekan - rekan rider tidak bosan menunggu waktu pengambilan gambar. Setelah makan siang, akhirnya pengambilan gambar yang melibatkan YMCI Chapter Yogyakarta pun dilakukan. Sang tunggangan di parkir rapi berjajar, sebagai properti kendaraan peserta “Bedah Buku” dan  rekan - rekan rider YMCI Chapter Yogyakarta menjadi peserta “Bedah Buku” dalam film yang akan tayang pada bulan Maret 2009 mendatang.

Keceriaan menghapus rasa lelah yang mendera. Walau hanya sebagai figuran, setidaknya kesempatan seperti ini dapat menunjukkan bahwa profesionalitas YMCI (Yamaha Mx Club Indonesia), khusunya Chapter Yogyakarta dapat diacungi jempol. Dengan ini, semoga nama YMCI dapat dikenal lebih luas, apakah itu dari masyarakat atau hingga ke dunia perfilman.


Kamis, 18 September 2008

"Belper Bodywork" Hasil Rapi dengan Biaya Bersahabat

Meskipun bukan orang baru dalam urusan rancang bangun bodi berbahan fiberglass, baru di 2008 Jani mencoba berkarya sendiri. Maksudnya, membuat usaha mandiri dengan nama "Belper Bodywork". Hebatnya, hasil kreasinya cukup diterima penggemar modifikasi di wilayah Jogja dan sekitarnya.

Buktinya, hilir mudik konsumen modifikasi yang datang kepadanya. Dalam sebulan, setidaknya 4-5 order masuk ke rumah modifikasinya.

Ada ciri utama builder berkulit sawo matang ini. Desain dibuat secara simpel, rendah biaya dan meminimalkan penggunaan part mahal. “Misalnya tidak terlalu menekankan pada pembelian limbah moge atau part mahal lainnya. Kalau masih bisa diakali dengan kreasi handmade ya saya lakukan,” terangnya.

Image Hosted by ImageShack.us
Jani bersama dengan Mas Kis dan Doni di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang.

Hasil finishingnya juga layak dipuji. Tak heran kalau orderan mulai banyak datang dari luar pulau Jawa seperti Jayapura, Bali dan Sumatera. “Dari satu konsumen kelamaan berkembang. Rata-rata yang order minta model sport look. Itu yang bikin saya seolah jadi spesialis MotoGP look,” ungkap builder ikal ini.

Untuk pengerjaan satu motornya, Jani yang dibantu beberapa karyawannya, mampu selesaikan dalam 2-3 bulan . Itu mulai dari awal motor masuk, dikonsep sampai dengan siap diserahkan pada konsumen untuk siap pakai. “Kan awalnya musti ngonsep dulu, kemudian konsumen setuju baru digarap sampai dengan selesai yaitu tahap pengecatan,” tambahnya.

Soal biaya, pria kalem ini mematok antara Rp. 2 - 5 jutaan. “Tergantung faktor kesulitan dan model modifikasi yang dipilih. Bisa murah karena memang tidak pakai limbah dan sebagainya. Ya, disesuaikan dengan kantung biker” papar Jani.